Nasib Anak Tiri yang 50 Kali Disetubuhi Lansia Peminum Obat Kuat

Nasib Anak Tiri yang 50 Kali Disetubuhi Lansia Peminum Obat Kuat

singaporeclassifiedwebsite.com – Seorang anak tiri di banyuwangi jadi budak sex ayahnya semasa 2 tahun. Aktor menyetubuhi korban 50 kali serta sekarang tengah hamil.

Aktor yaitu SW (61), masyarakat Kecamatan Blimbingsari. Dia mengaku sudah menyetubuhi anak tiri dari istri sirinya.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Arman Asmara Syarifudin menjelaskan, kebejatan aktor terbongkar atas laporan ibu kandung korban. Korban awalnya menceritakan pada si ibu, sudah jadi pemuasan nafsu birahi si ayah tiri.

“Bermula dari laporan ibu korban yang berprasangka buruk perut anaknya membuncit. Sesudah dipaksa ibunya korban akui disetubuhi bapak tirinya,” tutur Arman, Sabtu (27/6/2020).

Aktor memperlancar pemerkosaan pertama kalinya waktu korban barusan lulus dari sekolah fundamen (SD) pada 2017. Tindakan bejat itu sering terulang lagi sampai 2019. Aktor akui tertarik dengan bentuk badan anak tirinya itu.

Baca juga : Pedagang yang Ludahi Bakso Cuanki Jalani Rapid Test Corona, Ini Hasilnya

“Tindakan aktor ini telah berjalan lama. Semenjak 2017 sampai 2019,” paparnya.

Serta berdasar pernyataan aktor, korban disetubuhi 2x dalam satu minggu. Pemerkosaan dilaksanakan waktu si istri terlelap atau di saat pagi hari.

“Awalannya, korban waktu itu sedang tertidur nyenyak ditengah-tengah malam, aktor masuk dalam kamar tidur korban serta duduk di samping tempat tidurnya. Korban sebetulnya pernah berontak waktu bapaknya menciumi, tetapi sebab diancam, korban cuma dapat pasrah,” tambahnya.

Serta ada pernyataan mengagetkan dari aktor. Aktor akui telah 50 kali menyetubuhi korban. Dia sering minum obat kuat. Hingga sesudah terkait tubuh dengan istrinya, dia selanjutnya menyetubuhi anak tirinya.

“Akui 50 kali dalam dua tahun. Ia mengaku dapat kuat terkait tubuh sesudah minum jamu atau obat kuat. Itu disadari dalam penyelidikan yang dilaksanakan Unit PPA,” sambungnya.

Sesudah lakukan pemerkosaan, tambah Arman, aktor minta korban tidak memberitahukan apakah yang diperbuatnya pada siapa juga. Serta aktor pernah memberikan ancaman akan menyingkirkan korban.

“Setiap saat selesai lakukan laganya, bapak tirinya tetap katakan ke korban ‘ojok ngomong neng mak’e. Ia akan menyingkirkan korban bila tidak mengikuti permohonannya. Walau sebenarnya rumah yang dihuni itu punya ibu korban,” sambungnya.

Sekarang aktor harus bertanggung jawab tindakannya. “Aktor dijaring Klausal 81 ayat (2) atau ayat (3) UU RI No 17 Tahun 2016, mengenai perkembangan ke-2 atas UU No 23 Tahun 2020, mengenai perlindungan anak jadi undang-undang, dengan intimidasi pidana optimal 15 tahun penjara,” ujarnya.

Add a Comment