Pidana Ringan untuk Bule Penabrak di Jimbaran yang Tak Ditahan

Pidana Ringan untuk Bule Penabrak di Jimbaran yang Tak Ditahan

singaporeclassifiedwebsite.com – Tindakan mabuk-mabukan bule Ryan Mattew, yang tabrak 3 orang di Jimbaran, Bali, membuat dianya jadi terduga. Tetapi, bule asal AS ini tidak ditahan oleh polisi sebab pidananya termasuk mudah.

Polisi tidak lakukan penahanan sebab intimidasi kurungan dalam klausal pidana yang disangkakan ke Ryan Mattew dibawah 5 tahun.

“Tetapi catatannya, catatan (intimidasi) dibawah 5 tahun. Jadi tidak dikerjakan penahanan sebab termasuk pidana mudah,” papar Kasat Lalu Polresta Denpasar AKP Adi S Utomo di Mapolresta Denpasar, Bali, Jumat (10/1/2020).

Mengenai Bule mabuk itu telah jadikan terduga masalah pelanggaran jalan raya serta dikenai Klausal 311 UU No 22/2009 mengenai Lalu Lintas serta Angkutan Jalan. Mengenai intimidasi hukuman optimal 1 tahun penjara serta denda Rp 3 juta.

“Pasalnya 311,” katanya.

Baca juga : Ditilang karena Tak Nyalakan Lampu Motor, Ini Alasan Mahasiswa UKI Gugat ke MK

Adi pastikan, penentuan serta perlakuan proses hukum pada bule AS ini telah sesuai dengan SOP yang berlaku. Ia memperjelas, bule ini melanggar jalan raya sebab mabuk serta membahayakan pemakai jalan.

“Untuk penentuan terduga telah jelas, kita telah lewat proses SOP serta kita tentukan jadi terduga,” katanya.

Tindakan bule mabuk yang menabrak 3 orang ini berlangsung Rabu (8/1) larut malam seputar jam 23.00 Wita. Waktu itu, saksi lihat mobil Mitsubishi Xpander yang dikemudikan Ryan Mattew telah dicegat orang kenakan pakaian tradisi di dekat universitas Udayana Jimbaran, Bali.

Mobil itu pertama menyerempet mobil masyarakat di Jimbaran, selanjutnya dikejar masyarakat serta menabrak tiga orang sampai BPG. Bule yang bawa mobil warna putih itu dapat dihadang di halaman BPG. Masyarakat lalu amankan bule itu serta membawanya ke Mapolsek Kuta Selatan.

Sekarang polisi menanti hasil tes urine pada Ryan Mattew untuk tahu ada-tidaknya mengonsumsi narkoba.

Add a Comment